KEBUDAYAAN SEBAGAI INSTRUMEN  KOTA GLOBAL: PENGUATAN EKOSISTEM  BUDAYA, MUSEUM, DAN  DIPLOMASI KOTA JAKARTA KEBUDAYAAN SEBAGAI INSTRUMEN  KOTA GLOBAL: PENGUATAN EKOSISTEM  BUDAYA, MUSEUM, DAN  DIPLOMASI KOTA JAKARTA

KEBUDAYAAN SEBAGAI INSTRUMEN KOTA GLOBAL: PENGUATAN EKOSISTEM BUDAYA, MUSEUM, DAN DIPLOMASI KOTA JAKARTA

HILMAR FARID
PT Relasi Aksara Sinergi
LAMBERTUS BERTO TUKAN
PT Relasi Aksara Sinergi
ALEXANDER SIHAR PURNAWAN
PT Relasi Aksara Sinergi
RICKY JOSEPH PESIK
PT Relasi Aksara Sinergi
MUHAMMAD SHAQUILLE NOORMAN INDRASENA
PT Relasi Aksara Sinergi
ALMER MIKHAIL REYHAN ERAWAN
PT Relasi Aksara Sinergi
Keywords: Kebudayaan Perkotaan, Kota Global, Diplomasi Budaya, Museum, Partisipasi Warga, Jakarta, World Cities Culture Forum, Kebijakan Kebudayaan
Spesifikasi Buku
Judul KEBUDAYAAN SEBAGAI INSTRUMEN KOTA GLOBAL: PENGUATAN EKOSISTEM BUDAYA, MUSEUM, DAN DIPLOMASI KOTA JAKARTA
Penyusun
HILMAR FARID, LAMBERTUS BERTO TUKAN, ALEXANDER SIHAR PURNAWAN, RICKY JOSEPH PESIK, MUHAMMAD SHAQUILLE NOORMAN INDRASENA, ALMER MIKHAIL REYHAN ERAWAN
Penerbit Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta
Tahun Publikasi 2026
Jumlah Halaman 160
ISBN
Sinopsis Buku ini mengkaji kebudayaan sebagai instrumen strategis dalam pembangunan kota global dengan menjadikan Jakarta sebagai fokus utama analisis. Berangkat dari dinamika urbanisasi global, krisis iklim, disrupsi teknologi, dan meningkatnya kecemasan sosial perkotaan, kajian ini menempatkan kebudayaan bukan sekadar sektor simbolik, melainkan kerangka kerja pembangunan kota yang integratif. Melalui pendekatan komparatif, buku ini menelaah pengalaman Amsterdam dalam merayakan ulang tahun kota ke-750 dan pengelolaan ekosistem museum sebagai praktik kebijakan budaya berorientasi jangka panjang. Pembelajaran tersebut kemudian diterjemahkan secara kontekstual untuk menjawab tantangan Jakarta dalam mempersiapkan peringatan 500 tahun kota dan perannya sebagai tuan rumah World Cities Culture Forum (WCCF) 2027. Buku ini menyoroti pentingnya partisipasi warga, tata kelola kolaboratif, serta peran museum sebagai infrastruktur kebudayaan permanen yang mendukung kohesi sosial, diplomasi kota, dan ekonomi kreatif. Dengan mengintegrasikan pembelajaran global dan konteks lokal, buku ini menawarkan kerangka kebijakan kebudayaan yang relevan bagi transformasi Jakarta menuju kota global yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing jangka panjang.
Published
2026-02-05
How to Cite

Farid, H., Tukan, L. B., Purnawan, A. S., Pesik, R. J., Indrasena, M. S. N., & Erawan, A. M. R. (2025). Kebudayaan sebagai instrumen kota global: Penguatan ekosistem budaya, museum, dan diplomasi kota Jakarta. Badan Perencanan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Artikel Terkait
Aksesbilitas
Perbesar Text
Kecilkan Text
Readable Font
Atur Ulang / Reset