| Judul | PENGUATAN SEKTOR EKONOMI KREATIF DAN PARIWISATA MELALUI INOVASI TATA KELOLA ASET DAN PENATAAN KAWASAN |
| Penyusun |
DEDI KUSUMA WIJAYA,
ALIEF BAGUS WICAKSONO,
GINA RIDHIA RAHMA,
NAZULA,
SATRIA UGAHARI,
ADE CHANDRA
|
| Penerbit | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemerinta Provinsi DKI Jakarta |
| Tahun Publikasi | 2025 |
| Jumlah Halaman | 68 |
| ISBN | - |
| Sinopsis | Pascarevitalisasi fisik Taman Ismail Marzuki (TIM) pada periode 2019–2022, tantangan utama pengelolaan kawasan bergeser dari aspek infrastruktur menuju tata kelola. TIM saat ini dikelola melalui skema dual operator yang melibatkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pusat Kesenian Jakarta di bawah Dinas Kebudayaan dan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) melalui Strategic Business Unit (SBU). Perbedaan mandat, orientasi, dan kewenangan kedua entitas tersebut memunculkan fragmentasi kelembagaan, inefisiensi operasional, serta ketegangan antara misi pelayanan publik dan keberlanjutan finansial. Kajian ini bertujuan merumuskan arah transformasi tata kelola TIM agar lebih terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods melalui analisis data sekunder, wawancara mendalam, focus group discussion, serta studi komparatif pengelolaan pusat kebudayaan global seperti Esplanade, Barbican Centre, dan Lincoln Center. Hasil kajian menunjukkan bahwa model dual operator tidak efektif dalam mendukung fungsi TIM sebagai pusat kebudayaan strategis. Kajian ini merekomendasikan penguatan tata kelola terintegrasi melalui operator tunggal profesional, pembentukan mekanisme kurasi yang terlembaga, reformulasi skema pendanaan berbasis subsidi sebagai investasi publik, serta penyusunan peta jalan transformasi bertahap. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat peran TIM sebagai jangkar ekosistem kebudayaan dan ekonomi kreatif Jakarta. |
Kusuma, W. Dedi., et al. 2025. "Penguatan Sektor Ekonomi Kreatif dan Pariwisata melalui Inovasi Tata Kelola Aset dan Penataan Kawasan" Bappeda Provinsi DKI Jakarta.