| Judul | SERIBU KAKI HALTE KOTA |
| Penyusun |
REZA MAULANA,
IMAM HAMDI,
MITRA TARIGAN,
DEVY ERNIS
|
| Penerbit | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta |
| Tahun Publikasi | 2025 |
| Jumlah Halaman | 247 |
| ISBN | 978-634-04-7505-0 |
| Sinopsis | Transformasi mobilitas Jakarta dalam dua dekade terakhir menandai perubahan besar dalam sistem transportasi perkotaan. Proses ini dimulai dengan pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta pada 2004, yang kemudian diperkuat dengan kehadiran moda berbasis rel seperti Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT). Beragamnya pilihan transportasi publik tersebut telah meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan keterjangkauan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di wilayah metropolitan Jakarta. Meskipun demikian, kemajuan tersebut masih dihadapkan pada sejumlah tantangan mendasar. Tingginya tingkat kemacetan, kebijakan kendaraan pribadi yang relatif longgar, serta integrasi antarmoda yang belum sepenuhnya optimal menunjukkan bahwa transformasi mobilitas belum berjalan secara menyeluruh. Pembangunan infrastruktur transportasi publik perlu diimbangi dengan kebijakan yang lebih tegas untuk mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Pengalaman kota-kota global seperti Singapura dan Tokyo menunjukkan bahwa keberhasilan sistem transportasi publik tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, tetapi juga oleh konsistensi kebijakan, pembatasan kendaraan pribadi, integrasi moda yang kuat, serta pemanfaatan teknologi transportasi cerdas. Oleh karena itu, Jakarta dapat mengadaptasi praktik-praktik tersebut sesuai dengan konteks lokal. Ke depan, pengembangan transportasi publik Jakarta perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan layanan, integrasi sistem, dan penguatan kebijakan, guna mewujudkan kota yang lebih efisien, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh warganya. |
Maulana, R., Hamdi, I., Tarigan, M., & Ernis, D. (2025). Seribu Kaki Halte Kota: Transformasi Mobilitas di Jakarta. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Tempo.