DIMAS WIDIYANTO
Bappeda Provinsi DKI Jakarta
Keywords:
night-time economy, economic corridor, Pasar Baru, urban tourism, area development, global city
Abstract
Ekonomi malam hari (night-time economy) merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan daya saing kota global melalui optimalisasi aktivitas sosial, budaya, dan ekonomi setelah jam kerja. Kawasan Pasar Baru memiliki potensi sebagai koridor ekonomi malam hari berbasis sejarah, kuliner, dan perdagangan, namun pemanfaatannya masih belum optimal akibat keterbatasan pengelolaan kawasan, pencahayaan, keamanan, serta belum terintegrasinya program aktivitas malam hari secara tematik. Policy paper ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan koridor ekonomi malam hari di Kawasan Pasar Baru sebagai bagian dari penguatan citra Jakarta sebagai kota global. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis kebijakan, serta kajian karakteristik kawasan. Kerangka analisis mengacu pada konsep night-time economy, urban tourism, dan place-based development. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan koridor ekonomi malam hari di Pasar Baru perlu didukung melalui peningkatan kualitas ruang publik, penguatan narasi sejarah dan identitas kawasan, kurasi aktivitas malam hari, serta tata kelola lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kawasan malam yang aman, inklusif, dan produktif secara ekonomi.