KAJIAN PENILAIAN HIDROLOGI TERPADU KOTA JAKARTA KAJIAN PENILAIAN HIDROLOGI TERPADU KOTA JAKARTA

KAJIAN PENILAIAN HIDROLOGI TERPADU KOTA JAKARTA

RAHA HAKIMDAVAR
Yayasan Georgetown Asia Pacific
POERBANDONO
Yayasan Georgetown Asia Pacific
KARINA BUNGA HATI
Yayasan Georgetown Asia Pacific
Keywords: Manajemen Risiko Banjir, Hidrologi Regional, Sedimentasi, Kelembagaan, Jakarta.

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperbarui pemahaman risiko banjir dan sedimentasi di DKI Jakarta sekaligus memperkuat fondasi kelembagaan Integrated Flood Risk Management (IFRM) dengan mempertimbangkan perubahan iklim dan dinamika tata guna lahan periode 2014–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yang menggabungkan pemodelan spasial kuantitatif melalui model STREAM dan SDAS pada tiga DAS utama (yakni, Cisadane, Ciliwung, dan Citarum) serta menggunakan analisis kualitatif melalui survei kelembagaan dan inventarisasi sistem data. Data yang digunakan meliputi data iklim CRU TS 4.09, citra satelit Sentinel-2, serta wawancara teknis dengan instansi terkait seperti, BMKG, DSDA, DCKTRP, Jakarta Smart City, dan BPBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko banjir Jakarta memasuki fase baru akibat kombinasi intensifikasi iklim dan urbanisasi, ditandai peningkatan debit sungai dan lonjakan ekspor sedimen. Namun, efektivitas manajemen banjir masih terhambat oleh fragmentasi data dan pendekatan yang bersifat reaktif. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan baseline hidrologi, validasi model berbasis kejadian, dan integrasi platform data lintas sektor.
Published
2026-02-05
How to Cite

Hakimdavar, R., Poerbandono, Hati, K.B. 2025. Kajian Penilaian Hidrologi Terpadu Kota Jakarta. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta

Artikel Terkait
Aksesbilitas
Perbesar Text
Kecilkan Text
Readable Font
Atur Ulang / Reset