Policy Paper

Telusuri publikasi Policy Paper atau cari berdasarkan judul.

Daftar publikasi

Ditemukan 21 publikasi.
Menampilkan 16–21 dari 21 publikasi.

Policy Paper

PENGEMBANGAN PUSAT PERDAGANGAN UMKM PIK PULOGADUNG – HACKNEY WICK CEZ LONDON COMPARATIVE STUDY

Penulis / penyusun
Belum tersedia
Tahun publikasi
2025

Pusat perdagangan UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat citra kota global yang inklusif dan berdaya saing. Kawasan PIK Pulogadung merupakan salah satu sentra UMKM di Jakarta yang memiliki potensi pengembangan, namun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan branding kawasan, integrasi fungsi ruang, serta lemahnya konektivitas dengan jaringan ekonomi kreatif yang lebih luas. Policy paper ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan pusat perdagangan UMKM menuju Jakarta Global City melalui studi komparatif dengan kawasan Hackney Wick di London sebagai contoh kawasan kreatif berbasis UMKM yang berhasil bertransformasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis kebijakan, dan kajian komparatif antarkawasan. Kerangka analisis mengacu pada konsep creative economy, urban regeneration, dan cluster-based development. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan pusat perdagangan UMKM perlu diarahkan pada pengembangan identitas kawasan, peningkatan kualitas ruang dan fasilitas pendukung, integrasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta tata kelola kolaboratif antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong PIK Pulogadung menjadi pusat perdagangan UMKM yang kompetitif dalam skala global.

Policy Paper

EVALUASI PROGRAM KARTU JAKARTA PINTAR (KJP) DAN KARTU JAKARTA MAHASISWA UNGGUL (KJMU) PROVINSI DKI JAKARTA

Penulis / penyusun
Belum tersedia
Tahun publikasi
2025

Policy paper ini mengevaluasi pelaksanaan Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sebagai instrumen bantuan pendidikan untuk meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan di Provinsi DKI Jakarta. Kedua program tersebut dirancang untuk mendukung peserta didik dari keluarga kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikan menengah hingga perguruan tinggi, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kajian ini bertujuan menilai efektivitas program, mengidentifikasi tantangan implementasi, serta merumuskan rekomendasi kebijakan guna memperkuat dampak program. Metode yang digunakan meliputi analisis kebijakan, studi literatur, serta penelaahan data program untuk menilai ketepatan sasaran, mekanisme penyaluran, dan keberlanjutan manfaat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa KJP dan KJMU berperan penting dalam menurunkan hambatan biaya pendidikan dan mendorong partisipasi belajar. Namun demikian, masih terdapat tantangan seperti validitas data penerima, potensi ketidaktepatan sasaran, pengawasan pemanfaatan dana, serta perlunya peningkatan koordinasi antarinstansi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem verifikasi data, integrasi basis data kesejahteraan, serta optimalisasi monitoring dan evaluasi berbasis teknologi. Policy paper ini merekomendasikan penyempurnaan tata kelola program agar lebih transparan, adaptif, dan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya pendidikan inklusif dan berdaya saing di Jakarta.

Policy Paper

EFEKTIVITAS PJLP DALAM OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK PERSPEKTIF KOTA GLOBAL DKI JAKARTA (STUDI KASUS DINAS LINGKUNGAN HIDUP)

Penulis / penyusun
Alhilal Furqan
Tahun publikasi
2025

Temuan kunci menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan publik oleh PJLP DLH saat ini terhambat oleh kontradiksi struktural yang dihasilkan dari kebijakan yang tidak sinkron antara tujuan fiskal dan kewajiban hukum. Akar masalah PJLP bukanlah terletak pada kinerja individual, melainkan pada status hukum yang ambigu dan defisit sumber daya manusia yang bersifat sistemik. Secara fundamental, sistem PJLP berada dalam kontradiksi hukum yang tajam karena mengklasifikasikan pekerjanya sebagai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan, padahal praktik de facto memenuhi semua unsur hubungan kerja. Analisis komparatif model tata kelola kota global (Tokyo, Singapura, Seoul, New Delhi, dan Brasilia) menyimpulkan bahwa solusi bagi PJLP adalah transformasi status dan sistem manajemen, bukan penghapusan outsourcing secara total. Berdasarkan sintesis ini, solusi untuk Jakarta harus didasarkan pada empat pilar transformasi struktural. Pilar Hukum: Menghilangkan Risiko Disguised Employment Pilar SDM: Investasi Kualitas melalui Model Upah Progresif. Pilar Akuntabilitas: Integrasi Digital dan KPI yang Ketat. Pilar Keberlanjutan: Fleksibilitas Terkontrol dan Kepastian Kerja. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas PJLP DLH dapat dioptimalkan melalui pergeseran paradigma: dari kebijakan yang berorientasi efisiensi biaya menuju kebijakan yang berorientasi kepatuhan hukum dan investasi pada kualitas SDM. Transformasi ini adalah prasyarat mutlak bagi DKI Jakarta untuk menjamin kualitas layanan publik dan mencapai statusnya sebagai kota global yang kompetitif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Policy Paper

OPTIMALISASI FUNGSI HIDRAN DI PROVINSI DKI JAKARTA

Penulis / penyusun
Utami Indira Sari, Yulistiana Rahmawati
Tahun publikasi
2023

Hidran Kota dan Hidran Mandiri merupakan dua sistem instalasi air yang berperan penting dalam penanggulangan kebakaran di wilayah perkotaan, khususnya di Provinsi DKI Jakarta. Hidran Kota bersumber dari jaringan PAM dan dipasang di titik strategis sepanjang jalan, sementara Hidran Mandiri menggunakan air tanah yang ditampung dan dialirkan ke titik-titik tertentu. Kajian ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi hidran sebagai sarana proteksi kebakaran dan memberikan rekomendasi kepada pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan terkait pengelolaan hidran. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara dengan pemangku kepentingan serta kajian literatur. Hasil kajian merekomendasikan sejumlah langkah strategis, seperti analisis kebutuhan sistem hidran, pemutakhiran data dan pemetaan hidran, pemanfaatan teknologi, penyusunan regulasi pengelolaan hidran, serta penguatan koordinasi dengan PDAM. Implementasi Zona Bebas Air Tanah dan pembangunan Sistem Informasi Neraca Air juga menjadi fokus penting. Optimalisasi sistem hidran, meskipun merupakan bagian kecil dari manajemen proteksi kebakaran, akan memberikan dampak besar dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap kebakaran di DKI Jakarta. Dukungan dari seluruh stakeholder sangat diperlukan untuk mewujudkan sistem proteksi kebakaran yang efektif dan berkelanjutan.

Policy Paper

REPURPOSING ASSETS AS CULTURAL HUB: A COMPARATIVE STUDY

Penulis / penyusun
Belum tersedia
Tahun publikasi
Belum tersedia

This policy brief explores the strategic utilization of Central Government assets in Jakarta as cultural hubs to support the city’s transition from Indonesia’s capital to a global economic and cultural center. With the relocation of the national capital, Jakarta is redefining its role by focusing on enhancing its global city profile through tourism, innovation, and cultural development. Drawing from comparative studies in Paris and Bordeaux, the brief highlights international best practices in repurposing government assets into vibrant cultural spaces. The proposed transformation aligns with Jakarta’s Regional Spatial Plan and supports its goal of attracting international visitors, preserving cultural identity, and fostering inclusive urban development. The study identifies six key characteristics of effective cultural hubs—interdisciplinarity, inclusivity, local-global connectivity, infrastructure, networking, and experimentation—while emphasizing the need for regulatory and spatial planning flexibility. The methodology combines qualitative comparative analysis, field surveys in Paris and Jakarta, and desk research. Findings reveal a significant gap between Jakarta and other global cities in terms of cultural infrastructure and international tourism. Policy recommendations focus on refunctioning potential BMN/BUMN assets, increasing international tourism appeal, and integrating cultural development into urban planning. These efforts aim to strengthen Jakarta’s competitiveness and cultural vibrancy on the global stage.

Data Statistik Pengunjung Website Portal Bappeda DKI Jakarta

Statistik

3,438

Jumlah Pengunjung

1,263

Pengunjung Hari ini

5,172

Pengunjung Aktif

4,874

Jumlah Halaman Dikunjungi

Aksesbilitas
Perbesar Text
Kecilkan Text
Readable Font
Atur Ulang / Reset