ARIMBI PUTIK APSARI
Bappeda Provinsi DKI Jakarta
ENDAH NUGRAHANING,
Bappeda Provinsi DKI Jakarta
KEMILAU FISKA NOYTA
Bappeda Provinsi DKI Jakarta
Keywords:
Sistem Zonasi, PPDB, Pemerataan Pendidikan, DKI Jakarta, Kebijakan Pendidikan
Abstract
Kajian ini menganalisis implementasi kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di DKI Jakarta, dengan fokus pada efektivitas, tantangan, dan dampaknya terhadap pemerataan akses pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan campuran, meliputi analisis dokumen kebijakan, survei terhadap orang tua, siswa, dan tenaga pendidik, serta wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem zonasi secara umum berhasil meningkatkan pemerataan akses bagi siswa di wilayah sekitar sekolah, mengurangi praktik diskriminasi berbasis prestasi atau kemampuan ekonomi, serta mendorong integrasi sosial. Namun, sejumlah tantangan teridentifikasi, antara lain keterbatasan kapasitas sekolah di wilayah padat penduduk, ketimpangan kualitas antar sekolah, dan kendala teknis dalam pelaksanaan pendaftaran daring. Rekomendasi kebijakan mencakup peningkatan pemerataan sarana prasarana, pelatihan tenaga pendidik, penyesuaian zonasi berbasis analisis demografi, dan penguatan komunikasi publik untuk mengurangi resistensi masyarakat. Kajian ini menegaskan pentingnya evaluasi berkala dan fleksibilitas kebijakan agar sistem zonasi dapat berfungsi optimal sebagai instrumen pemerataan akses pendidikan berkualitas di DKI Jakarta.