Image

 Sebagai salah satu upaya dalam memfasilitasi pembelajaran kerja praktik sekaligus menjaring informasi dan masukan dari masyarakat khususnya civitas academica dalam penyelenggaraan perencanaan pembangunan, Bappeda Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan evaluasi hasil magang melalui pemaparan bagi mahasiswa/mahasiswi yang melaksanakan magang di Bappeda Provinsi DKI Jakarta.

Pemaparan yang dilaksanakan pada tanggal 23 September 2020 dan 26 Oktober 2020, dilakukan secara online, dipimpin oleh Sekretaris Bappeda, Achmad Ichsan Tasik, Kepala Sub Bidang Sekretariat, perwakilan Bidang Perencanaan Strategis dan Pendanaan Pembangunan dan UPT Pusat Inovasi Pengembangan Perkotaan dan dihadiri para pegawai Bappeda.

            Pada tanggal 23 September 2020, Nadia Sari dan Tiarazka Lathifa Arifina dari jurusan Administrasi Publik Universitas Nasional serta Rendi Damar dari jurusan Administrasi Pemerintahan Universitas Padjajaran memberikan paparan dengan tema seputar RPJMD Provinsi DKI Jakarta. Nadia Sari dan Tiarazka Lathifa Arifina mengkaji isu strategis yang menjadi visi RPJMD 2017-2022 Provinsi DKI Jakarta. Sedangkan Rendi Damar menemukan inovasi-inovasi yang dilaksanakan oleh Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan evaluasi RPJMD yaitu evaluasi terhadap capaian atas keberhasilan misi pada seluruh program di tiap Perangkat Daerah melalui capaian 38 indikator sasaran, serta membandingkan kinerja program prioritas dengan Kegiatan Strategis Daerah, dan melakukan analisis untuk capaian indikator program yang rendah dengan break down pada level kegiatan. Bhakti Nur Avianto dari Universitas Nasional, selaku dosen pembimbing menyampaikan terima kasih kepada Bappeda Provinsi DKI Jakarta yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu melalui praktik langsung di dunia profesional.

Paparan selanjutnya pada tanggal 26 Oktober 2020 oleh Hadzamil Azmi dari jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Agung Podomoro yang memaparkan laporan magang yang berjudul “Analisa Kebutuhan, Potensial Lahan dan Strategi Sederhana Pemenuhan Kebutuhan Hunian pada Zona Public Near Transit di DKI Jakarta”. Menurutnya tema tersebut layak karena adanya urgensi Pemerintah untuk mengembangan konsep hunian yang dekat dengan titik-titik transit (Public Near Transit (PNT)) karena arus urbanisasi yang meningkat namun tidak diimbangi dengan ketersedian ruang dan lahan yang memadai. Keberadaan PNT membuat terintegrasinya pemenuhan kebutuhan atas hunian, pekerjaan, perbelanjaan, hiburan dan pelayanan transportasi. Pada akhir pemaparan, dosen Universitas Agung Podomoro, Nilam Atsirina Krisnaputri yang hadir mendampingi Azmi, menyampaikan terima kasih pada Bappeda Provinsi DKI Jakarta dan harapannya agar program magang dan paparan dapat berkelanjutan.  

Pemaparan tersebut mendapat apresiasi dari para pegawai Bappeda terkait keberhasilan para mahasiswa untuk mengolah informasi-informasi dalam waktu yang cukup singkat, namun perlu ada perbaikan agar dapat memberikan analisis yang lebih mendalam. Untuk itu, para mahasiswa magang memperbaiki laporannya dengan bimbingan dosennya masing-masing, yang hasilnya diserahkan pada perpustakaan Bappeda.

Ke depannya diharapkan para mahasiswa yang akan atau sedang menempuh masa magang di Bappeda dapat memberikan ide-ide baru bagi pelaksanaan tugas utama Bappeda, berdasarkan teori dan konsep yang telah dipelajari dari kampus

Comments

Indikator Kesejahteraan Rakyat DKI Jakarta Tahun 2020
Pengunjung
  • Total Pengunjung