Image

Jakarta (1/10), Laju inflasi DKI Jakarta dari Januari – September 2020 mencapai 1,05% dan pada bulan September 2020 terjadi inflasi sebesar 0,02% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) semula 105,37 menjadi 105,39. Kondisi ini dikarenakan adanya kelompok pengeluaran yang mengalami peningkatan harga terbesar dan memberikan dampak inflasi di DKI Jakarta yaitu kelompok pendidikan dengan nilai inflasi sebesar 1,88%. Meskipun biaya pendidikan mengalami peningkatan dari segi tarif, akan tetapi peningkatannya masih cenderung lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 2,54%.

Berdasarkan rilis berita resmi Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, terdapat tiga komoditas yang utama pendorong inflasi tertinggi pada September 2020 yaitu biaya Akademik/ Perguruan Tinggi sebesar 0,11%, emas perhiasan sebesar 0,03%, dan bawang putih sebesar 0,01%. Sementara itu, komoditas yang menjadi penekan inflasi terbesar inflasi terendah yaitu telur ayam ras sebesar -0,02%, daging ayam ras sebesar -0,04%, dan angkutan udara sebesar -0,07%.

Nilai ekspor DKI Jakarta pada bulan Agustus 2020 senilai 852,94 juta U$ naik 4,09% dibandingkan bulan Juli 2020 yang semula 819,44 juta U$. Adapun komoditi unggulan ekspor DKI Jakarta pada Agustus 2020 yaitu kendaraan dan bagiannya senilai 224,34 juta US$ naik 13,47%, ikan dan udang senilai 87,03 juta US$ naik 20,42%, mesin-mesin/pesawat mekanik senilai 50,43 juta US$ naik 4,84%, dan mesin/peralatan listrik senilai 42,89 juta US$ naik 39,35%. Selanjutnya, nilai impor DKI Jakarta pada bulan Agustus 2020 senilai 3.607,80 juta US$, naik 8,28% dibandingkan bulan sebelumnya yang semula 3.331,77 juta US$ dengan 3 (tiga) komoditas unggulan yaitu mesin/pesawat mekanik, mesin/peralatan listrik dan plastik dan barang plastik.

Bidang pariwisata, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke DKI Jakarta melalui dua pintu masuk yaitu Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusuma, per Agustus 2020, mengalami kenaikan 42,63% dibandingkan Juli 2020, dari semula 3.146 kunjungan menjadi 4.487 kunjungan.

Sumber Data : BPS DKI Jakarta Rilis 1 Oktober 2020

Comments

Indikator Kesejahteraan Rakyat DKI Jakarta Tahun 2020
Pengunjung
  • Total Pengunjung