Image

Kamis, 9 Juli 2020, Wakil Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Tri Indrawan, Amd.Ak, S.H., M.Si., menerima audiensi Tenaga Ahli LGCB-ASR (Local Goverment Capacity Building- Acceleration For Stunting Reduction) Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri yang merupakan Tim Fasilitasi Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Program Percepatan Penurunan Stunting di DKI Jakarta.

Stunting pada anak mencerminkan kondisi gagal tumbuh pada anak Balita (Bawah Lima Tahun) sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya. Stunting disebabkan karena kekurangan gizi kronis yang terjadi pada bayi dalam kandungan hingga usia 2 tahun.  Periode 1000 hari pertama kehidupan ini seyogyanya menjadi perhatian khusus karena akan menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan.  

Pencegahan stunting harus dilakukan dengan pendekatan multi sektor melalui sinkronisasi program baik di tingkat nasional maupun di tingkat lokal dengan melibatkan peran masyarakat.   Hal ini sejalan dengan program prioritas pembangunan nasional dalam RPJMN 2020-2024, yaitu upaya penurunan prevalensi stunting masuk dalam major project Percepatan Penurunan Kematian pada Ibu yang merupakan salah satu upaya optimalisasi pembangunan manusia dan masyarakat melalui perbaikan gizi ibu dan anak.

Saat ini, berbagai program pemerintah terkait Intervensi Spesifik (Bidang Kesehatan) dan Intervensi Sensitif (Non-Kesehatan) telah banyak dilakukan, namun belum signifikan menekan angka prevalensi stunting, yang dikarenakan belum adanya konvergensi program sasaran penerima manfaat yang fokus pada rumah tangga pada periode 1000 hari pertama kehidupan.

Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerima koordinasi, fasilitasi dan pendampingan dalam upaya pencegahan stunting; antara lain penyelesaian perangkat kebijakan berupa peraturan gubernur, memperbarui data Riset Kesehatan Daerah (Riskesdas) tahun 2013 menjadi tahun 2018, dan memperbarui data balita stunting tahun 2013 di Kepulauan Seribu. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan generasi unggul, dan tangguh bagi masa depan Indonesia.

 

 

Aktifitas ini dilaksanakan dengan telah menerapkan protokol pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di tempat kerja sebagaimana tercantum dalam Pergub Provinsi DKI Jakarta No. 33 Tahun 2020.

Comments

Jakarta Dalam Angka Edisi November 2020
Pengunjung
  • Total Pengunjung